March 24, 2012

Dan Kemudian

Dan kemudian, kau datang, tepat saat dia membutuhkan perangkai...

bukan yang lihai, hanya perangkai kepingan hati yang rusak berantakan ketika pemiliknya bermain dengan hati yang lain, seperti perangkai puzzle milik anak anak.

Bahwa kemudian kau menatanya, seperti ketika pemiliknya yang lama menatanya dulu, semuanya terasa indah..

Sehingga rumput berduri di kaki bahkan hanya terasa sebagai cubitan kecil saja. Sehingga batu yang melintang rasanya bukan menjadi penghalang.

Jadi ketika syair yang tertulis oleh dia di atas nama cinta, asinnya garam berubah menjadi manisnya madu, asamnya menjadi seperti gula. Meski dia mungkin tak tahu ada pahit di balik cintanya, meski tanpa dia, kau bisa menjadi dirimu yang lain.

Yang jauh...berkata iya di balik tidak, berkata pasti di balik bukan.

Sungguh, bahkan dewa cintapun mungkin akan marah kepadamu yang mengatas namakan cinta, yang memberi hati tapi tak dengan tulus, yang memberi cinta bukan hanya untuk dia.

Dan kemudian, dia tahu, berkata kau memuakkan, kau menjijikkan, kau memualkan.. sudah sepantasnya kan? Tanpa perlu kau kehilangan respekmu, hormatmu, karena dia sudah terluka.


Aku, bukan dewa cinta, penyair cinta, tapi aku membenci pendusta cinta


...Glo...


Picture from http://vintage-pictures.tumblr.com/post/19005467860


Published with Blogger-droid v2.0.4

11 comments:

  1. sumpah ini bagus bangeeeetsss! aww! sukasukasukasuka...
    yakin ga dibikinin org nih? wkwkwk

    tp tunggu, tunggu! kok brasa kesenggol ginih gueee?

    :))

    ReplyDelete
  2. asemmmm....ngenyekk iq mba e....orag mbaaaa.....aq nggawe dewe ditengah nunggu dijemput temen semalem....ini pure bikinanku terimakasih neg suka....ini aq terinspirasi dr kisah cintanya temen yg habis putus trus musuhan oq..kenapa km yg kesenggol mbaaa? hehehehe

    ReplyDelete
  3. hoo ini ttg mantan yg pd musuhan? brarti aku ra sida kesenggol e...
    aku ra ngemusuhi sih... aku sing dijauhi dan dibanned...

    mungkin eksistensiku membuatnya gentar. biasalah klo org mrs bersalah dan berdosa ya begitu itu...

    *kok malah curcol*

    :))

    ReplyDelete
  4. Hmm... susah komennya. :-) ini aja deh: aku suka pada yang punya cinta... :-) Yihaa!

    Tetap semangat! d^_^b

    ReplyDelete
  5. Puisi yg indah...gua ampe harus berkali2 baca baru bisa ngerti artinya, hehehe

    ReplyDelete
  6. hadooo mbak enno sukanya curhat di banyak komen, ngahahahahahaha #hilangfokus

    tapi emang bagus sih.. :))

    ReplyDelete
  7. @mba enno : whuaaa....ada yg kesenggol jg lo mba bukan cm km....langsung uring2an di facebook orangnya....wkwkwkwkwkwk......

    @vkusral : yappp.....cintailah cinta :)

    @ kenni : thx kenni (jd wondering, emang klo tulisan bagus tuh harus sulit dimengerti yah?)

    @annes : wkwkwk...iya tuh...di blog mu jg curcol kan mba enno.....ckcckckk....makasihh anness... #kecupbasahh

    ReplyDelete
  8. Wew, orkes sakit hati nih puisinya. Keren,, Aku juga benci pendusta cinta.. :)

    ReplyDelete
  9. semoga segera menjadi dewi cinta...
    :P

    ReplyDelete
  10. wahh... nyentuh banget nih.

    ReplyDelete
  11. @feby : hhehe...yg sakit hati tmnku...aq sih cm jd kompor...
    @dihas : eh? koq dewi cinta? hehehe
    @echie : thx my dear :)

    ReplyDelete

your comment makes me smile :) can't wait to hear from you... please leave your web link too, so I can visit u back.... thank you.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...