September 05, 2012

and I will stay (the same)

Seperti tanaman dalam pot, murid akan terus bertumbuh dan berkembang, sedangkan guru, selamanya akan tetap disebut guru.   #myownquote


...

Hari ini saya bertemu dengan seorang murid baru SD di sekolah tempat saya bekerja, kebetulan gedung TK dan SD nya jadi satu sehingga saya hafal betul murid baru dan murid lama. Murid perempuan itu lama memandangi saya dan lalu saya juga ikut memandangi dia. Berpikir dalam hati, "siapa ya? Koq rasanya pernah lihat."
Ada seorang staff sekolah yang memanggil anak perempuan itu yang kemudian saya ingat dimana pernah bertemu anak itu.
Yang membuat saya bersedih adalah ketika dirinya bahkan tidak ingat saya yang pernah menjadi gurunya 5 tahun yang lalu, meski hanya guru sekolah minggu di gereja saja.
Well, mereka pasti akan jadi orang orang hebat nantinya (murid murid saya) dan saya hanya akan tetap menjadi guru, orang di balik orang orang hebat tadi, itu harap saya.
...
"Are you Graci?"
"Yes, miss."
"Still remember me, Graci? You are P5 now, am I right?"
"No, miss, sorry. How do you know?"
"Ohh, okay... I was your Sunday School teacher, 5 years ago"
"Sorry miss, I forget"
"You used to sit next to Ale when you were in K2"
"Ya yaa, I remember, but I forget your name miss"
"Miss Gloria, and I think your mom is coming"
"Ah yaa...bye miss, cu next time"

Dia pulang meninggalkan "mantan" gurunya yang 'nelangsa' karena ga diingat namanya.
..glo..

picture from http://mireille-x.tumblr.com/post/857917220

Published with Blogger-droid v2.0.8

14 comments:

Triando (Rian) said...

bunga yang lupa potnya, murid yang lupa gurunya.
but that's just how life is. thing changes, people forget.

Claude C Kenni said...

Everything in life is temporary because everything changes. That's why it takes great courage to love, knowing it might end anytime... But having the faith, it will last forever!

Gogo Caroselle said...

aawww *hugs*,
iya si ya.. some of my students juga pasti kaya gitu.. mgkn karena kelas besar ya glo?

Outbound di Malang said...

nice post :)
ditunggu kunjungan baliknya yaah ,

Cindy Wijaya said...

hehehe... makin nameless makin baik, glo. at least buatku makin nameless makin baik. bisa menghindarkan aku dari kesombongan atau yg kadang gue nggak sadar: merebut kemuliaan Tuhan (yg harusnya pujian dr orang2 cuma buat Dia)hanya karena gue
merasa udah berbuat baik. ah, dirimu pasti ngerti deh.

bukan soal diinget atau nggak kok, dear! nggak penting itu.
;)

Indra Kusuma said...

Ya, itulah kehidupan. Tetap menjadi yang dapat memberi tanpa harus berharap.

Sukses selalu
Salam
Ejawantah's Blog

Enno said...

aku jg sering dilupain kok sama mantan murid...

gpp... kdg ga smua guru kita ingat jg kan?

*lagi SD di Bdg, aku cm inget dua guru. satu krn dia ganteng, yg satu lg krn emak2 cerewet*

hihi

Dana Paramita said...

everything changes ka glo,and people do; as time goes by. sabar ka tetep do the best ya sebagai guru..:)
oiya makasih ka rekomennya,hehe kiss kiss

Adittya Regas said...

tentunya ada sedikit ada sedikit perasaan kecewa bercampur sedih ya kak, tapi namanya juga anak2 :
)

Mr Lopce said...

Jadi inget inget ne Guru saya dari SD - SMA... ada yg lupa sih, time goes on and people do change miss 9lo. Guru akan selalu diinget kok, bukan gimana orangnya tpi jasanya.. :):) :)

Apa kabar miss glo ??

iMa said...

Yang penting, guru itu pahlawan tanpa tanda jasa *nyambung ga ya?* \m/

FeraSuliyanto said...

ah, mending dilupain mantan murid, daripada sama mantan pacar. eeeaaa! *tabuh genderang*
dor odor odor! fe jalan2 lagi di blog! ahahaha

Annesya said...

mbak enno: dilupakan sama mantan murid apa sama mantan doang,,, :3

mbak glo, manusia memang sangat pelupa, tapi Tuhan ga pernah lupa :)

-Gek- said...

fotonya seksi ya? :)
Kalau anak2 biasanya cepat lupa, Glo. Sabarlah..

kalau saya keseringan bengong disalamin sama mantan murid..
Mikirnya bisa sampai 2 minggu (!) untuk mengingat2 "itu murid saya tahun berapa? level apa? kerja dimana..etc, etc... hehehe!

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...