January 25, 2013

Unspoken Love; Tak Pernah Tahu


Dimana Put? Aku lagi di café, yang biasa. Bisa kesini? Kangen. Ajak pacarmu juga gak apa apa.

Lagu “California King Bed” milik Rihanna memenuhi kamar Puti malam minggu itu ketika tiba-tiba lampu telepon genggamnya berkedip, sebuah pesan singkat masuk. Kisah Tak Sempurna, nama kontak itu yang muncul, Radith.
“kenapa tiba-tiba dia sms?” Puti bertanya-tanya dalam hati, enggan membuka pesan singkat tersebut.
Dua jam berlalu, Puti hendak mematikan laptopnya bersiap untuk tidur, tidur awal lagi di malam minggu kesekian dia sendiri ketika tiba-tiba dia teringat belum membaca pesan singkat dari Radith. Membaca kemudian mendesah menyesal mengapa tak membacanya langsung ketika pesan itu masuk, Puti mengetik pesan balasan.
Sori Dith, baru baca, habis pacaran.. hehe.. udah pulang ya? Hmmmmm. Kapan-kapan aja deh ketemunya ya?
Pagi Dith, kamu sampai kapan di sini? Lagi pulkam nengokin keluarga ya? Nanti malam aku ada rencana mau ke café, ketemuan aja yuk… Sekalian kamu traktir aku, kan lima hari yang lalu kamu ulang tahun.. hehehe
Panik tak mendapat balasan keesokan paginya, Puti mengirimkan sebuah pesan singkat lagi. Berkali-kali lampu telepon genggamnya berkedip tanda pesan masuk, tapi bukan pesan dari Radith.
“Put, kamu nggak tahu ya kalau ayahnya Radith meninggal?”
“Hah??? Kapan? Aku ga tahu……”
“Wihhhh, pantes aja kamu ga kelihatan pas pemakamannya ayahnya Radith, Jumat yang lalu beliau dimakamkan. Aku ketemu Radith juga di pemakaman. Kasihan ya dia, kado ulang tahunnya ayahnya malah meninggal. Ehhhhhh….kamu kok malah bengong sih diceritain?”
Mima menggoyang goyangkan tangannya di hadapan Puti.
Maaf Dith, aku gak tahu kalo papamu meninggal. Turut Berduka ya, aku barusan aja tahunya.
“kasihan, ternyata kemarin mungkin dia minta ditemani setelah papanya tiada, dan aku yang dia minta datang, mengabaikannya”.
Tombol “send” ditekan, ketika tak lama kemudian telepon genggamnya berkedip.
Eh gapapa Put. Iya kemarin aku pulang kampung karena papa meninggal. Sekarang sih udah balik lagi ke Kalimantan. Maaf juga ya ga bisa ketemu deh. Hehe..
Seminggu sebelumnya
*1 unread notification
*today is Radith’s birthday
Puti hendak mengucapkan Selamat Ulang Tahun di situs jejaring sosial yang menghubungkannya dengan Radith saat dilihatnya foto Radith dengan seorang wanita yang Puti yakini sebagai pacar Radith. Membatalkan niatnya, Puti memilih pesan singkat melalui telepon genggamnya.
Happy Birthday Dith, wish you all the best.
Ucapan tersederhana yang Puti buat untuk Radith, sesederhana cintanya yang tak terkatakan sedari dulu.
Terimakasih Put.
picture from here
Menerima balasan singkat Radith membuat Puti berpikir memang tak adil rasanya ketika dirinya merasa Radith mengkhianatinya padahal, tahu tentang cinta tak terkatakan itu saja tidak, itu yang dia tahu, yang dia tak pernah tahu adalah bahwa di sana, di tempat yang jauh dengannya, Radith masih bisa lega Puti ingat ulang tahunnya walau hanya dengan ucapan sederhana.


Image and video hosting by TinyPic

1 comment:

kunyuk jantan said...

kasih tak sampai, nice! :)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...