August 14, 2011

Bertahan

Ada seorang Pengrajin
hari ini Dia akan membuat batu bata
Bukan sembarang batu bata
Dia ingin batu bata yang kokoh,
yang kuat,
yang baik dalam segala cuaca dan musim
tidak akan retak,
tidak akan goyah,
walau petir dan badai menghantam sekaligus.

Segala bahannya sudah disiapkan,
yang Dia perlukan hanya menempa tanah
tanah liat terbaik yang nantinya dapat menjadi batu bata.

Kini saatnya,
tanah itu dibanting,
diangkat lalu dibanting lagi,
diinjak
terus saja sampai peluh membasahi tubuhNya, si Pengrajin Batu Bata itu

hingga sampai saatnya tanah itu,
yang sudah berbentuk namun belum keras,
dibakar
cukup lama untuk membuatnya keras,
tapi tidak terlalu lama agar tidak rusak
si Pengrajin harus berhati-hati
ada waktu-waktu khusus agar batu batanya nantinya menjadi yang terbaik.

Batu bata kini telah siap,
siap untuk di jual dan di gunakan untuk membangun.
Sang Pengrajin tahu betul kualitasnya
Dia tahu batu batanya kini sudah kuat
cukup kuat untuk menopang beban berat

...

picture from here

Maaf kalau aku pernah begitu,
mengasihani diri sendiri,
merasa lemah, tak berarti,
merasa sudah habis masaku,
masa berjuang, melewati semua.

Sekarang aku,
Aku,
Aku belajar kuat,
belajar menerima ,
melajar memahami,
bahwa saat ini, Sang Pengrajin itu sedang menempaku,
menginjak injak,
bukan karena Dia jahat,
bukan karena Dia tak sayang,
tapi supaya Dia yakin bahwa aku akan lebih kuat
lebih tangguh,
lebih kokoh,
melewati badai, topan dunia


Semarang, 14 Agustus 2011,
Aku si Batu Bata itu,
Image and video hosting by TinyPic


August 13, 2011

Rapuh #2

Hello Good Morning, how are you?I'm fine miss, and you?I'm fine too, thank you
...

picture from here


Semarang, 13 Agustus 2011

Kepada dia yang pergi tak kembali,

Aku masih belum bisa bilang aku kuat..
Bahkan untuk beberapa hal
Saat ini,
aku lebih sering mengasihani diri sendiri
merasa diri ini nol tanpa kamu.

aku bohong kalau aku bilang baik baik saja.
sudah banyak orang yang aku bohongi dengan topeng ini
sampai kapan?

banyak sekali masalah,
tapi aku tahu, kamu selalu punya solusi,
sedang aku tidak.
Kamu adalah solusi,
jadi bayangkan saja jika ada kamu di sini,
semuanya selesai bukan?
setidaknya keberadaanmu membuat aku semangat
semangat berangkat kantor
semangat pulang kantor
semangat menghadapi masalah

aku cape Pa,
kamu mau jemput aku?

August 06, 2011

Kosong

Dear Lord,
Here is my pray for today,
please heal us from this emptiness
please guide us in this sick days

o Lord,
60 days without him
and I thank You for all the bless til today.

Lord,
here, we have a big hole
dark hole
please fulfill this emptiness

Hope you hear my pray.
Thank Lord
Amen

....
picture from here

Dan hari ini, tepat dua bulan kejadian itu berlalu,
mungkin tangis airmata sudah berkurang,
tapi lubang besar masih menganga..
Belum tau entah apa obatnya.

Dua bulan berlalu,
Empat hati masih kosong,
bahkan untuk satu yang baru saja menginjak usia 14 tahun
Bibir kecil ini memintaNya hadir mengisi kekosongan

Sampai hari ini,
ruang ini masih dipenuhi kenangan tentang kamu,
dapur,
kamar,
meja makan,
bahkan kursi merah yang selalu kamu duduki saat menunggu waktu minum obat.
Masih terbayang di benak saat-saat kritis mu
masih teringat pukul berapa saja kau minum obat.

O...
kamu memang tidak akan pernah hilang dari pikiran kami
tapi mengapa rasanya lubang ini tidak tertutup ya?
masih saja kosong seperti hari hari kemarin?

In death, we love you still











PS :
Demi tanggal 4 Agustus kemarin ulang tahun ke 14, mengingatkan akan ulang tahun terakhir saya yang dirayakan tepat sepuluh hari sebelum papa pergi :(
Juga ada mukjizat terjadi di rumah, dua hari sebelum papa pergi, kami beli tabung gas kompor, dan hingga hari ini (sudah dua bulan lebih) belum habis-habis, mama belum beli gas lagi sejak papa pergi, rasanya seperti penuh terus isi tabung gas itu.

August 02, 2011

[Not] My New Bestfriend

Tiga bulan saja, batasnya enam bulan... Prove it..Glo !
 ...
picture from here


"haii, kejar aku", kata seorang gadis kecil
sahabatnya terus berlari
mencoba menyamai langkah si gadis kecil

"nahh, kamu tertangkap kan"
sahabat gadis kecil itu tertawa kesenangan
lalu yang aku lihat, mereka berjabat tangan,
berpelukan dan benar benar menjadi sahabat.

Itu kisah beberapa bulan yang lalu,
yang aku lihat kini, gadis kecil itu mulai sadar
dia keliru,
dia menyesal bahwa dia
dia yang kusebut kedunguan adalah sahabatnya selama ini

"emang kamu bisa apa sih?"
seorang teman kecil bertanya pada gadis kecil itu
dan gadis kecil hanya bisa bingung tak tahu harus berkata apa

bahkan saat gadis kecil minta pun,
teman kecil tak mau bersahabat dengannya
"untuk apa? kamu kan sudah bersahabat dengan dia"

Malam ini, aku melihat gadis kecil meraung
merasa tak sanggup lagi bersahabat dengan dia,
dia yang kusebut kedunguan itu
yang tetap melekat bagai bayang bayang dirinya sendiri
saat dia minta pergi
yang tetap menghantui
saat dia bilang "jangan ganggu aku"
yang memaksa berubah
saat dia mau jadi dirinya sendiri

Aku tak bisa menolongnya, gadis kecil itu
Karena aku rasa
aku sendiri pun perlu menyelamatkan diriku dari sahabat yang sama.



PS :
Sedang merasa bodoh banget... Almost give up...tolonggggggggg!!!!!!!

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...