Showing posts with label madness. Show all posts
Showing posts with label madness. Show all posts

November 04, 2021

(bukan) Dunia Yang Jahat!

pict. from here

"Dunia ini jahat." Begitu kata lebih dari separuh penduduk penghuninya. "Dunia ini jahat." Itu juga yang dikatakan mereka yang di sekitarku.

"Aku tak peduli," Begitu kubilang saat mereka khawatir. "Tenang saja aku bisa jaga diriku koq," Tetap saja mereka khawatir.

Katanya, aku polos Mereka kira aku bakso? Polos tanpa mie? Mereka kira aku kain kafan? Polos tak bernoda? "Ah, bisa bisanya mereka saja itu!" Kataku memganggap remeh

"Tapi dunia memang jahat!" Rutukku saat malam tiba- Malam setelah ratusan malam saat banyak orang mengkhawatirkanku. "Dunia memang jahat!" Pikirku saat dunia memaku ku ke dalam lubang terdalamnya. "Dunia memang jahat!" Kata akal rasionalku ketika ia kembali dari jeratan si emosi.

"Dunia memang jahat!" Kata pikiranku yang ingin aku tidur tapi tak bisa karena sibuk memikirkan dunia yang jahat.

Tapi lalu aku berpikir lagi, "Ah, bukan dunia yang jahat! Tapi orang orangnya! Yea ga semua, tapi banyak!"
dan
"Ahhh pantas saja aku lebih suka film dengan musuh zombie ketimbang psikopat, karena MANUSIA MENYERAMKAN!"
Tapi setidaknya, dengan adanya yang jahat, aku jadi tahu bahwa yang baik juga ada.


Aku, masih berkutat dengan pikiranku,



January 18, 2013

Jangan Panggil Aku Cina


Jangan panggil aku “Cina” ketika kamu bahkan tak kenal nenek, kakekku.
Jangan panggil aku “Cina” seperti kamu tak punya perasaan.
Jangan pangil aku “Cina” ketika jelas kamu tahu aku punya nama.
Jangan Panggil aku “Cina” saat yang lain tahu diri dan menghargai aku berbeda.
Jangan panggil aku “Cina” ketika kamu bahkan tak yakin ucapanmu itu benar.

Jangan salahkan aku karena aku “Cina” saat kau mengaku kau punya Tuhan pencipta yang juga menciptamu.
Jangan salahkan kalau aku “Cina” saat kau mengaku Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

Jangan panggil aku “Cina” karena aku tak pernah menyebut diriku “Cina”, aku menyebutnya “Indonesia”
Jangan panggil aku “Cina” karena memang seharusnya begitu, aku “Indonesia” kamu “Indonesia”, kita sama…

....

picture from here

Saya bukan orang keturunan Cina, tak ada darah itu sama sekali, tapi saya malu ketika oleh sebagian orang orang (yang mengaku terpelajar dan pintar) pertemanan atau hubungan apapun didasarkan atas dasar suku, ras, atau bahkan agama.
Saya Indonesia, dan bukankah perdamaian dengan hidup rukun berdampingan itu indah? Meski kita berbeda..
Image and video hosting by TinyPic

July 28, 2012

She talked "Rubish"

She talked "Rubish"
I listened
The words came into my ears,
broke it,
sure,

She talked "Rubish"
I didn't listen,

She talked "Rubish"
till the end of our meeting.

picture from here

She is "Rubish"
I won't listen,
coz she talked "Rubish"

28.7.12,


June 27, 2012

Tersenyum Sajalah

"Your HATERS are your BIGGEST FANS" ...anonim...

...

Tersenyumlah manis ketika telingamu tergelitik omongan orang, yang negative tentang kamu tentu saja, meski orang itu mungkin tidak mengenalmu sebagaimana Tuhanmu mengenalimu sebagai ciptaannya.
Tersenyum sajalah kalau dalam lakumu, selalu kau disalahkan, kurang begini, kurang begitu, mestinya begini, mestinya begitu. Biarkan orang yang menilai bagaimana kamu sudah berusaha, maksimal.
Tersenyum sajalah jika karena kebaikanmu justru kamu dimusuhi, menegur yang dianggap mencela, toh kamu memang bermaksud baik kan?
Tersenyum saja bila ternyata orang yang 'pernah' kau anggap 'teman' tahu-tahu membanned tau menghapus sisa kenanganmu dengan dia. Bukankah justru dia yang semakin tersakiti? karena menghapus satu yang terbaik dalam hidup, yang suatu hari pernah 'lapar' dan bilang akan memakan dia? Toh bukankah kamu masih punya BANYAK teman? Tak hanya dia yang tiba-tiba 'menghilang'.
Yang paling menyenangkan adalah tersenyum saat balasNYA datang satu persatu tanpa kamu minta, tanpa kamu marah-marah, tanpa kamu kira. Tersenyum saja, karena tertawa di atas penderitaan orang lain itu dosa, kan kamu tak mau jadi sama dengan mereka kan?
Tersenyum saja...
glo..
....

ps : tuk dia yang nge'block' twit ku lalu berkata 'I tought we are friend' setelah sebelumnya saya marah karena 'berani' berkomen ga semestinya saat saya sedang marah. Thanks.. I still have A  LOT OF friends.

pict.from m.facebook.com/login.php?next=http%3A%2F%2Fm.facebook.com%2Fphoto.php%3Ffbid%3D355362044533565%26set%3Da.232697160133388.54574.232684153468022%26type%3D1%26theater%26refsrc%3Dhttp%253A%252F%252Fwww.facebook.com%252Fphoto.php&refsrc=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fphoto.php&_rdr

Published with Blogger-droid v2.0.6

November 08, 2011

Sometime, Being Curious isn't Good !

got the picture from here

Is that good?

selalu ingin tahu?
selalu mengurusi orang lain?

I was thinking that it would be fine
selama tidak kamu usik aku
tapi kamu sudah mengusikku
membangunkan naga tidur dalam diriku
dengar yaaa..
ini naga, bukan macan!!

well, aku sudah jengah dengan tingkah lakumu
lama-lama aku muak
jangan sampai aku muntahkan semua kemarahanku

lebih baik berhenti mengusikku
sebelum naga ini benar-benar menerkammu!!

urusi saja urusanmu,
hai tukang gosipp yang sok sibukkk!!
aku cape berurusan denganmu
Image and video hosting by TinyPic

July 15, 2011

Itu Kan Kamu !

got the picture from this link

"Walau papa sudah gak ada, kita tetap saudara ya Put..."
 ...

Nyatanya, saat papa ada saja kamu sudah tak anggap kami saudara!! Apalagi sekarang? papa sudah tidak ada..

Ternyata benar kan? Mengabari kami apa susahnya sih? Katanya kami masih saudara? aku masih keponakanmu, dan mama masih iparmu? tapi kenapa begitu?

Jangan salahkan aku kalau akhirnya aku membencimu, juga adikmu itu, yang kupanggil "om". Aku masih ingat ketika kamu datang ke rumah ini, saat papa kemo yang pertama, aku ingat kamu bilang, "wes, gak ana meneh infus infusan" (*gak usah lagi pake pak infus). Dan aku juga masi ingat ketika adik yang kamu banggakan itu bilang, "ahhh, papamu itu sudah miskin tapi sombong". DAMN!! Kami memang miskin, mobil saja kami sudah tak punya, tapi tidak seharusnya seperti itu kan? Mempermalukanku di depan banyak orang di kantor? Kalau yang kau sebut itu kesombongan itu karena kamu iri kan? tidak punya keluarga yang sehangat kami, nyatanya meski miskin harta aku masih bisa bangga, papaku KAYA, kaya hati, kaya anak-anak dan kebanggaan, tidak seperti kamu yang bisanya hanya mencemooh.

Jangan salahkan aku kalau akhirnya aku bilang ke mama, "sudah ma, tak usah lagi anggap dua orang itu saudara!". Karena aku masih ingat ketika adikmu itu bilang, "sms dari Otte itu gak aku baca, aku hapus saja begitu terima" padahal isi sms itu adalah pemberitahuan kondisi kritis papa. Juga saat keluarga mama meneleponmu juga adikmu itu, mengabari papa kritis, yang ada hanya sambungan telepon yang terputus.

Jangan salahkan aku kalau aku keluar dari kantor tempat adikmu kerja itu karena papa sudah tak ada dan kau anggap aku "menjauh dari keluargamu". Tidak!! asal kau tahu, aku keluar juga karena tak tahan dengan "OMONGAN BUSUK" adikmu yang kusebut om itu, dan aku juga tahu, alasan dia memasukanku ke kantor itu. Aku tak sudi dijodohkan, apalagi dinikahkan dengan pria pilihan keluargamu. Aku punya pilihanku sendiri, dan kalau menurutmu pilihanku sekarang TIDAK KAYA juga, aku cuma mau bertanya "ohhh, jadi hanya UANG ukuran kebahagiaan buat kalian?"
Buktinya dengan UANG banyakpun adikmu dan kamu itu, bahkan tidak merestui pilihan kami mengobati papa sampai sembuh, kamu hanya beranggapan kami buang buang uang untuk Kemo dan obat juga infus. Kami kan tidak minta minta ke kamu, kami berusaha sendiri.. Kenapa sih masih saja membahas itu.

Jangan salahkan aku kalau aku menyebutmu PEMBUNUH PAPA, nyatanya memang kamu yang "membunuh papa", pelan tapi pasti. Kamu yang tidak setuju dengan pengobatan papa yang mahal luar biasa, padahal tak sepeserpun kami minta untuk itu. Tahukah kamu papa menangis saat ingin melihat kakak dan adiknya yang lain selain kamu tapi kamu halang halangi dengan ribuan alasan. Sampai detik terakhirnya tiada pun, adikmu yang menyebalkan itu malah "dinas" dan berencana mengajak anak juga istrinya yang adalah adik papa itu.

KALIAN KEJAM!!!
Manusia yang terbuat dari apa sih kalian?

Sekarang kamu masih bisa bilang "Jangan putus hubungan persaudaraan kita ya Put."
Tapi itu semua omong kosong kan? dan kalau malam ini adik kesayangan papa pun harus operasi dan itu kami tidak dengar sendiri dari kalian padahal kalian satu kota dengan kami, apakah itu namanya "memutus hubungan persaudaraan"? Membiarkan kami tidak tahu apa apa tentang kondisi keluarga besar, termasuk saat eyang meninggal baru baru saja.



Bukan aku yang menjauh, apalagi memutus hubungan persaudaraan kita,
itu kan kamu !

June 14, 2011

Ini Bukan Kesombongan Tapi Harga Diri


Saya benar benar marah kali ini. Kalian benar benar kelewatan.

picture from here

...

Sore tadi telepon genggam mama berbunyi, nomor asing yang muncul di layarnya. Saya yang ada di sebelahnya langsung menyambar telepon mama untuk saya berikan ke mama yang sedang berada di kamar.
"Hallo?" mama menyapa si penelepon asing tersebut.

Lalu raut wajah tak enak yang muncul kemudian di wajah mama, saya bipikir "pasti ada yang tidak baik nih!"
Benar saja, tak lama mama menutup telepon mama bilang "telepon dari asuransi Put". "Ngapain asuransi telepon mama?" tanyaku penasaran dan jawaban mama adalah "nawarin mama kerjaan".

Mama adalah ibu rumah tangga biasa, selama ini memang papa yang jadi tulang punggung keluarga. Ketiadaan papa memang sedikit menyulitkan sisi ekonomi kami, tapi darimana pihak asuransi tahu keadaan mama?

Jawabannya hanya 1, si asuransi itu dapat nomor telepon mama dari seorang saudara kami.
baik memang menawari mama kerjaan, tapi hey, punya otakkah kamu yang memberikan nomor telepon mama ke pihak asuransi? Mama sakit! Mama masih berduka! dan tangan mama masih belum bisa digerakkan  karena kami tak punya cukup uang untuk mengoperasi ulang tangan kanan mama sehabis dilindas motor Desember lalu, karena seharusnya memang dioperasi ulang, sudah infeksi. Tambah lagi, mama masih punya Demi yang masih SMP, masih labil karena kehilangan figur "bapak".

Kami memang miskin, semua milik kami sudah dijual untuk biaya kemo almarhum papa, semuanya habis. Tapi kami masih punya harga diri!
Kalian takut kalau nantinya kami minta minta pada kalian? Mengemis seperti layaknya pengemis? Sehingga kalian mencari berbagai cara agar kami bisa mandiri?
"SEKALI KALI TIDAK", itu janjiku pada almarhum papa di masa kritisnya. Saya yakin Tuhan yang empunya hidup ini akan memelihara kami, layaknya burung di udara yang setiap hari bisa makan tanpa perlu kuatir.

Sekali lagi saya tekankan, ini BUKAN KESOMBONGAN saya yang mentang mentang sudah bekerja, TIDAK... Dari awal papa tiada saya sudah berjanji akan menjaga mama serta adik adik, mencukupkan diri kami dengan gaji saya yang sedikit tapi kami bisa syukuri. BUKAN DENGAN MINTA MINTA APALAGI MENGEMIS. Jadi kamu, yang memberikan nomor mama ke pihak asuransi, juga kamu yang siang tadi menanyakan kepada saya "papa mu punya asuransi gak Put? lumayan buat nyambung-nyambung hidup kalian kalo di klaim", kalian TAK PERLU KHAWATIR,  kami TIDAK AKAN minta minta pada kalian. Tuhan pasti pelihara kami dengan baik.

maaf, terpaksa saya marah seperti ini,
.

Klepto_Maniac

"Ma, liat flat shoes ku yang coklat?"
...

borrow the picture from here
Kleptomania (bahasa Yunani: κλέπτειν, kleptein, "mencuri", μανία, "mania") adalah penyakit jiwa yang membuat penderitanya tidak bisa menahan diri untuk mencuri. Benda-benda yang dicuri oleh penderita kleptomania umumnya adalah barang-barang yang tidak berharga, seperti mencuri gula, permen, sisir, atau barang-barang lainnya. Sang penderita biasanya merasakan rasa tegang subjektif sebelum mencuri dan merasakan kelegaan atau kenikmatan setelah mereka melakukan tindakan mencuri tersebut. Tindakan ini harus dibedakan dari tindakan mencuri biasa yang biasanya didorong oleh motivasi keuntungan dan telah direncanakan sebelumnya. (*got this explanation from here)

Sudah dua kali saya kehilangan flat shoes. Ah ya, sedikit pemberitahuan bahwa saya ini pecinta flat shoes, meski mama bilang "kamu tuh badannya kecil, pakai flat shoes bikin kamu tambah kayak anak kecil" tapi tetap saja saya tak terlalu suka highheels. Saya selalu punya high heel itupun hanya untuk keperluan kantor, menyenangkan hati mama supaya anaknya terlihat betul betul seperti  "CEWE". Pernah saya punya boots yang ada heels nya, itu favorit saya, tapi tetap saja menurut mama terlalu tomboy. Sempet bingung juga sih, sebenarnya mama suruh saya pakai heels supaya tinggi badan saya bertambah beberapa senti, atau hanya agar beliau yakin anaknya adalah "WANITA TULEN"?

Forget that, saya mau kembali ke topik awal bahwa saya sudah dua kali kehilangan flat shoes di komplek perumahan tempat saya tinggal yang kata orang komplek elit. Padahal flat shoes saya bukan benda mahal yang harus nabung berbulan bulan untuk beli, tapi tetap saja saya jengkel dengan hilangnya flat shoes kesayangan. Pertama kali hilang berbarengan juga dengan hilangnya beberapa heels milik tetangga. Kami heran karena yang hilang adalah sepatu wanita. Jengkel dan emosi, ibu ibu (mama saya dan ibu ibu komplek lainnya) datang ke pos satpam komplek, menanyakan kalau saja satpam tahu sesuatu tentang raibnya sepatu sepatu warga. Saat ditanya, satpam hanya bilang "coba bu, adakah sepatu ibu di antara sepatu sepatu yang kami temu?"

Usut punya usut, satpam bilang setiap pagi jam 4 pagi, ada seorang anak kecil laki laki kira kira umurnya 10 tahun, anak dari seorang tetangga kami di komplek. Anak itu sering kali mengambil sepatu lalu untuk di sembunyikan dimana pun dia mau, tertawa puas jika "pencurian kecilnya" berhasil. Satpam pernah menguntit anak itu dan mengambil serta menyimpan sepatu sepatu di pos mereka, pernah pula menegur anak itu, tapi rasanya teguran satpam tak akan pernah di gubris oleh anak kecil yang orang tuanya bisa dibilang cukup kaya ini. Saat itu, flat shoes coklat saya ketemu, juga flat shoes abu abu milik adik perempuan saya. Pantas saja, setelah kami ingat ingat, Rocky selalu menggonggong keras di pukul 4 pagi yang selalu saya anggap sebagai gangguan di tengah nikmatnya tidur.
...

Sudah seminggu ini, flat shoes coklat saya hilang lagi, juga flat shoes abu abu milik adik saya yang hilang 3 hari yang lalu. Tiap sore saya selalu melihat anak kecil "maling" itu, rasanya ingin saja tangan ini sampai ke telinganya, menjewernya dan berkata "kamu kemanain sepatu aku?" tapi tak bisa, mama bilang, tunggu kabar dari satpam aja, karena orang tua si anak sebelumnya juga sudah pernah di tegur pak RT, tapi mereka malah merasa kami (warga) memfitnah anaknya. Hai Bapak yang katanya orang kaya, saya tahu anak anda tidak mungkin kekurangan uang lalu mencuri sepatu untuk dijual, tapi anakmu itu SAKIT, coba bawa dia ke dokter kalau kamu tidak mau anakmu tertuduh sebagai MALING.

Dasar Kleptomania!! Sini, kembalikan sepatuku :'( dan beritahu apa yang akan membuatmu JERA!




PS : Amalia bikinin saya banyak sekali signature :') whuhuhu....bagus bagus semua, saya sampe bingung pake yang mana...yang ini oke kan?

May 21, 2011

SETAN dalam DIRIMU

Kamu JAHAT !!
Ya kamu, kamu itu !!
Siapa lagi ?

Anggap diriku tak pernah ada
Bahkan sekarang, menghapusku
Sekalian saja hilangkan aku dalam memori mu

Kamu itu JAHAT !!
Bertahun pendam rasa, kamu begitukan saja
selalu "TEMAN" sebagai alasan.
Temankah kamu ?
Bahkan untuk menjadi teman saja kamu TAK LAYAK
Kamu HAPUS aku ?

Selalu aku yang dipersalahkan
Tak pernahkah kamu yang salah?
Atau kamu merasa seperti TUHAN ?
Yang sempurna TIADA CELA ?

gambar dari sini


PS :
ini buat kamu, kamu yang sudah meremove aku....aku gak tau kamu dimana sekarang, entah di Bandung atau di Semarang, yang pasti aku benci kamu, mulai detik ini hai kamu, kisah tak sempurnaku

May 14, 2011

Bukan Kelinci Percobaan

New Message On Your Inbox

"Selamat malam, berdasarkan SK yang baru saja keluar, Senin 16 Mei 2011 ditetapkan sebagai hari cuti bersama seluruh pegawai."

Forward
To : group
choose group : office

"Selamat malam, berdasarkan SK yang baru saja keluar, Senin 16 Mei 2011 ditetapkan sebagai hari cuti bersama seluruh pegawai." cek2, teman2 barusan aku terima sms ini, bener gak ya kita bsk senin libur?  Gloria

Sent

...


New 5 Messages On Your Inbox

From : office.w
"Bener banget mbaaaaa...asiiiiikkkkkkk....met libur panjang ya mbaaaaaa"

From : office.s
"Yoi, aq tadi juga dpt info yang sama, Senin libur, so met liburan yee"

From : office.pc
"Iya bener"

From : office.y
"iya mbaa, SK nya baru muncul pas kita uda pulang"

From : office.C
"kenapa gak nanya om kamu aja?"
Reply
To : office.C
"Kalo gak mau jawab yaudah..gak usah bales aja sekalian. makasi"
Sent
...

New Message On Your Inbor
From : office.C
"Emosian bgt se km, iya2 cuti bersama"
Reply
To : office.C
"gimana gak emosi, ditanya baik2 malah suruh nanya orang lain."
Sent
...

New Message On Your Inbox
From : office.C
"Baru dites gitu aja uda marah marah, gloria..gloria"
Reply
To : office.C
"aku bukan kelinci percobaan. enak aja main ngetes2 sak enak e"
Sent

gambar dari sini
..............................................................

PS :
saya agak kecewa sama MAINTENANCE BLOGGER kemarin selama 2 hari, karena ada 1 postingan saya hari Kamis yang terdelete BLOGGER...Menurut berita sih akan dikembalikan seperti semula lagi postingannya, tapi sampai sekarang belum ada tuh, semoga benar begitu beritanya..aniwei, selamat libur panjang teman2 :)
glo


May 09, 2011

Memangnya Kenapa?

"Itu om kamu ya?"
...

"Mas, Putri ada ga? Sudah lulus Sarjana kan dia? Aku mau nawarin kerjaan nih, bisa bicara dengan Putri mas?"
Waktu itu, satu pagi di bulan September 2010, saat saya sedang bersiap mau berangkat mengajar,telepon genggam papa berbunyi dan nama Om, adik ipar papa muncul dilayarnya sebagai penelpon. 

"Hallo, Iya om? kenapa?"
"Kamu udah lulus ya Put? Gini, om ada tawaran kerjaan, kamu udah kerja belum ya?"
"Sudah om, Putri ngajar les, anaknya masih TK dan beberapa anak International School. Kerjaan apa om?"
"Gaji kamu berapa ngajar les gitu? Gini, kebetulan anak buah om ada yang mau mengundurkan diri, katanya mau bantu istrinya punya usaha di Jakarta, nah om kasih tawaran ini ke kamu, lumayan Put, bisa bantu keluarga kan kamu, walau belum jadi pegawai tetap."
"Di kantornya om? Putri pikir pikir dulu deh om, makasih tawarannya."
"Eh, papa kamu lagi dong, om tadi belum sempat bicara sama papamu"
...

Kalau dihitung, sudah 7 bulan saya bekerja di Kantor ini. Perusahaan besar yang menangani hajat hidup orang banyak di Indonesia. Waktu tawaran itu datang kepada saya, saya sudah hendak menolaknya. Tapi wajah papa di depan saya yang mengernyit kesakitan karena kankernya membuat saya menyudahi pembicaraan di telepon untuk berpikir dan meminta waktu.
Selasa, 5 Oktober waktu itu, papa ulang tahun, bertepatan dengan hari pertama saya masuk kerja di kantor tempat om saya bekerja. "Papa seneng kamu kerja di sana, Put. Ini kado ulang tahun Papa yang paling indah." begitu kata papa saat saya berpamitan akan berangkat ke kantor pagi itu.

Saya di kenal oleh orang-orang di kantor ini sebagai "keponakan dari Assisten Administrasi Penjualan".
Malu? rasanya sudah putus urat malu saya di kantor ini. 
Demi papa, saya belajar mencintai pekerjaan yang sungguh sangat tidak saya sukai ini. Bukannya kenapa, tapi kecintaan saya pada anak anak kecil membuat saya semakin menderita ketika hanya berhadapan dengan benda mati yang disebut orang "Komputer". Bulan bulan penuh tangis air mata sudah saya lalui. 
"Kamu gak kangen murid murid kamu Glo?" begitu beberapa orang menanyai saya dan hanya bisa saya jawab dengan senyuman.
"SAYA KANGEN" 
Saya kangen Dio, saya kangen Janice, saya kangen Joel, dan saya kangen SEMUA murid murid saya.

"Kamu kan masih bisa mengajar di hari Sabtu, Put" mama selalu menenangkan dengan kata kata itu.
...

di lorong, seorang OB lagi lagi bertanya pada saya  
"itu om kamu ya?"
saya hanya tersenyum. Senyum sinis yang berarti
"memangnya kenapa kalau dia OM saya?"

gambar dari sini


untuk Ci' Lingga :
Kalau kamu kebetulan membaca ini, inilah cerita sesungguhnya saya bisa kerja di kantor besar ini Ci.
Maaf sudah membohongimu berbulan-bulan. Hari Senin selalu menjadi hari menyebalkan karena rasanya hari Sabtu itu lama sekali. Saya kangen sekali sama murid-murid semua, sampaikan salam kangen saya ya Ci.

April 28, 2011

Hanya Angka


TOEFL  557  tidak menjamin seseorang lancar menulis bahkan berbicara dalam bahasa Inggris, itu HANYA ANGKA
Usia  45  tahun, belum tentu dewasa pemikirannya, itu HANYA masalah ANGKA
9  jam bekerja dalam sehari belum tentu hasil maksimal, itu kan HANYA ANGKA
Nilai  7  untuk pekerja yang baik, belum tentu pekerjaannya benar benar baik, karena 7 HANYA ANGKA
2  sampai  3  tahun prediksi dokter belum tentu seperti itu kenyataannya, karena itu HANYA ANGKA

Semuanya Hanya Angka
tak bisa sesuatu dinilai HANYA dengan ANGKA
dan dokter hanyalah manusia yang cuma bisa menggunakan ANGKA, tidak lebih..
karena papa akan hidup lebih dari angka yang di prediksi dokter...aku yakini itu, PASTI

gambar dari sini

emotional glo :'(
27 April 2011 ; 11.58pm

March 04, 2011

Treat Me (Us) Like I am (We are) Nothing

Hey you
who sit there on your comfort chair
what the hell are you thinkin' of?
Use the "Gold Finger"
then you can get everything
Hey you 
did you realize that this is about people?
people around you
somehow they're crying

Hey you
now please open your eyes
see me
see them
think twice before you do something
think how if you are me (us)

Feel it with your heart
but if not,
just treat me (us) like I am (we are) nothing



LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...