April 18, 2012

Bicara Cinta


Jadi, apa sulitnya ucapkan cinta? Itu kan hanya permasalahan hati, tak tenang, berdegup tak menentu, sesak nafas menahan takut, takut penolakan.

Jadi, apa sulitnya bilang "I love you", ketika para buaya bahkan sanggup mengumbarnya seratus kali dalam sehari, bersumpah atas nama cinta, dan menelan para kambing-kambing bodoh.

Dan saat cinta menyapamu, bukankah rasanya menyenangkan? Merdunya seperti denting piano, manisnya sama seperti gula pada secangkir teh hangat, pas.

Buatku, cinta tetaplah cinta, tak terduga, bisa saja datang sekarang, sat menit, besok, kapansaja dia mau, kepada siapapun dia ingin, tak peduli kau seperti Ratu Cleopatra, atau hanya wanita biasa. Cinta tetaplah cinta, bahkan saat dia meninggalkanmu, menoreh, atau parah, mengoyak hatimu. Meski rasanya seringkali berbeda, kan namanya tetap cinta.

Tapi, hey, bukankah menjadikannya pahit itu juga pilihan? Mudah saja, ambil "gula" dan jadikan yang pahit itu menjadi manis.

Cinta itu sederhana, sesederhana kau bilang "I love you", sesederhana gigitan eskrim coklat yang dingin, manis, tapi jika tak beruntung kau akan merasakan pahitnya coklat.

Jadi, jika sesederhana itu, kini, bisakah kau berkata, "Selamat Datang Cinta" untuk mereka yang mungkin sudah mengintip hatimu, berharap bisa mengisinya dan mengusir kekosongan..

Selamat Mencinta dan Dicinta...

..glo..

...

PS : seneng deh denger temen-temen yang udah move on selepas ditinggal cinta yang ga layak buat mereka....now its time to spread the love dude, agree?

picture from http://causeitwasallyouwanted.tumblr.com/post/20226520733

Published with Blogger-droid v2.0.4

April 15, 2012

Unspoken Love, Prolog : Lensa

Di matanya, bahkan dia jauh lebih indah. Radith bingung, sampai kapan ia harus tak jujur, berkata tidak di balik iya ketika setiap kesempatan datang untuknya dan Puti.

"Sudah terlambat, Ky", ujar Radith. "Payah lo man!!" timpuk Oky, sahabat Puti yang juga menjadi tempat keluh kesah Radith mengenai Puti. "Tapi gak bisa juga, lu bayangin aja, dianya uda punya cowo, terus kemaren malah cerita mau merit segala, sinting kali ya kalo gw tau-tau dateng bilang, Put gw sebenernya sayang sama lo, tapi terlalu bodoh untuk mengakuinya", timpal Radith.

"Ya ga bisa begitu juga kali man...lagian lu ye bodoh banget masa bisa sih dari SMA gitu? kan waktu itu gw uda nyuruh lo nembak Puti, kan lu tau sendiri kalo gw yang temen sebangkunya aja sering banget dicurhatin dia tentang lo, gemes gw ya sama lo berdua! Mana pake nge sms dia bilang lo lagi jatuh cinta sama cewe pula, kan jadi bikin dia salah paham", omel Oky, "trus kalo uda gini, repot kan lo? kalo saran gw lo harus tetep jujur, bagaimanapun ngga enaknya hasilnya, yang penting perasaan lo ga mentok sampe disitu."

Di jalan, di atas motornya, Radith terus memikirkan kata kata Oky, merapatkan motornya dan,

"Put, aku lagi pulang nih, lagi dimana sekarang? ketemuan yuk?" Tak lama untuknya menanti balasan pesan singkatnya, ketika tiba-tiba, ponselnya berbunyi lagi, sebuah pesan singkat masuk, "kebetulan, aku lagi di kafe kayak biasa, menyepi, tapi mungkin seru kalo ada kamu, kesini aja, masih inget kan tempatnya?"

Tak membalas pesannya, Radith memasukkan HP ke sakunya, bergegas memacu motornya ke kafe yang dia kenal betul tempatnya. "Puti pengen banget ditembak cowo di kafe tempat dia suka menyendiri itu", bayangan dan kata-kata Oky dulu terlintas dalam benaknya.

Mengesampingkan ego dan malunya, Radith melangkah memasuki kafe, di sudut, dia melihat cewe mungil berkacamata putih sedang terpaku pada laptopnya, "Puti", ujarnya dalam hati dengan penuh kerinduan.

"Hai Put", sapaan Radith membuat Puti yang sedang asyik mengetik terkejut. "Eh, sini Dith duduk, mau pesen apa?" menutup laptopnya, Puti memanggil pelayan. "Moccachino Float satu ya," pesan Radith kepada pelayan yang kemudian pergi meninggalkan mereka berdua lagi, dalam temaram lampu kafe.

"Jadi, lagi ngapain sekarang di sini? nengokin orangtua?" tanya Puti. "Iya, Paskahan Put, kamu? koq ga bosen-bosen sih duduk lama lama di sini? tar tambah tebel loh kacamatanya," goda Radith seraya menunjuk kacamata Puti yang kian tebal saja sekarang. "hehehe, gapapa, terkadang menyenangkan diri sendiri itu perlu, termasuk menghilang dari keramaian." "Kamu gak banyak berubah ya Put? Masih saja seringkali sibuk dengan duniamu sendiri." "Kata siapa? Ngga koq, aku juga suka nongkrong bareng temen temen, ya kayak sekarang gini", Puti tertawa renyah menanggapi Radith yang kini semakin kalut dengan pikirannya sendiri, "teman? sepertinya memang keadaannya sudah berubah sekarang. Aku hanya dianggapnya teman."

"Dith," Puti mengayun ayunkan tangannya di depan wajah Radith, "floatmu meleleh tuh ditinggal melamun." Tersenyum kepada Puti, Radith menyendok floatnya dan berjanji untuk sekali lagi menyimpan rasanya, "bukan sekarang," teriaknya dalam hati.


...

Terakhir kali posting unspoken love, saya bilang malas melanjutkan, memang, tapi tiba-tiba ada ide menulis yang sayang kalau tak tertuang di sini. So, enjoy..

.glo.


pict. from http://www.flickr.com/photos/candicejeanl/6918431253/in/photostream


Published with Blogger-droid v2.0.4

April 11, 2012

bla..blaa : Seksi Itu.....

"cewek seksi itu bukan cewek yang pake baju kebuka, tapi cewek yang pake baju gak kebuka ngebuat cowok pengen ngebuka"

-a tweet of @dandheedge-

...


Itu menurut seorang cowo yang saya follow twitnya...

Tapi mungkin berbeda dengan Annesya, buat dia seksi itu menjadi salah satu sumber pengunjung blognya... dan itu saya....

Jadi Annes yang blognya tanggal 3 kemarin berulang tahun, merayakannya dengan berbagi award buatannya, satu, dia berikan buat saya.

Makasihhh ya Annes....xixixi..saya dibilang seksi mandraguna.....

and Happy Birthday jg blognya.....

keep writing


.glo.


Published with Blogger-droid v2.0.4

April 03, 2012

Itu Saja

bahwa kehadiranmu di dunia ini menciptakan jutaan tetes bahagia.. bahwa keberadaanmu sesungguhnya menghilangkan perih sedetik, menggantikan helaan nafas yang terbuang, untuk itu saja.

bahwa hadirmu dinantikan mereka, dia, dia. dan kalau kini kau ikut datang menceriakan duniaku, dunia hitam abu-abu, menghilangkan pekat menjadi sinaran..

aku bukan mereka yang dulu begitu mendambamu, aku juga bukan dia yang tersenggal senggal untuk kehadiranmu, tapi, kalau aku hanya minta menjadi bagian dari bahagiamu, salahkah aku? hingga teguran menciptakan tangis, melahirkan trauma.

Aku hanya ingin kau tahu, aku mencintaimu sama seperti anakku sendiri nantinya, my dear, kalau miss Glo memelototimu, menegurmu, bukan berarti miss Glo benci apalagi marah. dan tangisanmu kemarin sore, juga bencimu, sudah cukup membuatku kalut,

cukup, aku hanya ingin menjadi bagian dari bahagiamu saja koq, membantumu melewati masa emasmu, membentukmu menjadi pribadi berkarakter, itu saja..


...glo...


picture from m.facebook.com/login.php?next=https%3A%2F%2Fm.facebook.com%2Fphoto.php%3Ffbid%3D286982127998983%26set%3Da.286977781332751.74098.168885729808624%26type%3D3%26refsrc%3Dhttp%253A%252F%252Fwww.facebook.com%252Fphoto.php&refsrc=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fphoto.php&_rdr


Published with Blogger-droid v2.0.4

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...